Turun Signifikan, Segini Kekayaan 10 Orang Terkaya RI Pekan Pertama Maret 2026



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut menekan kekayaan para taipan Indonesia. Penurunan harga sejumlah saham emiten yang dimiliki konglomerat membuat nilai kekayaan mereka ikut tergerus. 

Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires per Jumat (6/3/2027), nilai kekayaan sejumlah orang terkaya Indonesia mengalami penurunan seiring pelemahan pasar saham. 

Meski demikian, pemilik Barito Group, Prajogo Pangestu, masih menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia. Saat penutupan pasar, kekayaan bersihnya tercatat sekitar US$ 24,7 miliar.


Namun dibandingkan awal tahun 2026 ini, yang mencapai US$ 38,1 miliar kekayaan Prajogo turun signifikan.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya Indonesia Pekan Kedua Oktober 2025: Prajogo Pangestu Makin Kaya

Di posisi kedua terdapat pemilik Grup Djarum R. Budi Hartono dengan kekayaan sekitar US$ 19,1 miliar, juga turun dibandingkan awal tahu 2026 yang sebesar US$ 21,4 miliar.

Peringkat ketiga ditempati pengusaha batu bara Low Tuck Kwong dengan kekayaan US$ 18,4 miliar. Kekayaan pemilik PT Bayan Resources Tbk ini juga turun dalam yang di awal tahun mencapai US$ 24,4 miliar.

Sementara itu, Michael Hartono berada di posisi keempat dengan kekayaan US$ 18,3 miliar juga turun dibandingkan awal tahun yang sebesar US$ 20,6 miliar. Posisi kelima ditempati pemilik Grup Indofood Anthoni Salim dengan kekayaan US$ 12,1 miliar.

Di bawahnya terdapat pendiri Mayapada Group Dato’ Sri Tahir yang memiliki kekayaan US$ 10,3 miliar dan menempati peringkat keenam.

Pemegang saham utama PT DCI Indonesia Tbk (DCII) Otto Toto Sugiri berada di posisi ketujuh dengan kekayaan US$ 8,88 miliar.

Selanjutnya, Sri Prakash Lohia dan Marina Budiman masing-masing berada di peringkat kedelapan dan kesembilan dengan kekayaan US$ 8,3 miliar dan US$ 6,3 miliar.

Baca Juga: Cara Tesla Membuat Elon Musk Menjadi Triliuner Pertama di Dunia

Posisi kesepuluh ditempati Lim Hariyanto Wijaya Sarwono dengan kekayaan sekitar US$ 5,9 miliar.

Di luar sepuluh besar, sejumlah pengusaha besar lainnya juga masih masuk daftar miliarder Indonesia. Mereka antara lain Agoes Projoasmito dengan kekayaan US$ 4,6 miliar, Theodore Rachmat US$ 4,6 miliar, Chairul Tanjung US$ 4,5 miliar, Sukanto Tanoto US$ 4,3 miliar, serta Haryanto Tjiptodihardjo dengan kekayaan sekitar US$ 4,2 miliar.

Data tersebut menunjukkan bahwa fluktuasi pasar saham turut mempengaruhi nilai kekayaan para konglomerat, terutama yang sebagian besar asetnya berasal dari kepemilikan saham di perusahaan terbuka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News