LAMPUNG. Dusun Pagersari, Desa Fajar Agung Barat, Kecamatan Pringsewu, Lampung sudah lama dikenal sebagai sentra produksi bata merah. Sentra bata merah ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Sampai saat ini, mayoritas masyarakat desa ini berprofesi sebagai perajin bata. Lokasi ini bisa dijangkau dua jam perjalanan dari Bandar Lampung. Salah satu perajin batu bata, Margono menjelaskan, pembuatan bata merah sudah menjadi usaha turun temurun warga desanya. Sebagai usaha turun temurun, banyak perajin mendapat keahlian membuat batu bata dari orang tuanya. Sentra ini terus berkembang karena permintaan terus meningkat. "Jumlah pengusaha bata merah semakin bertambah, terutama antara tahun 2000 hingga sekarang," katanya kepada KONTAN.
Turun-temurun menata bisnis batu bata (1)
LAMPUNG. Dusun Pagersari, Desa Fajar Agung Barat, Kecamatan Pringsewu, Lampung sudah lama dikenal sebagai sentra produksi bata merah. Sentra bata merah ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Sampai saat ini, mayoritas masyarakat desa ini berprofesi sebagai perajin bata. Lokasi ini bisa dijangkau dua jam perjalanan dari Bandar Lampung. Salah satu perajin batu bata, Margono menjelaskan, pembuatan bata merah sudah menjadi usaha turun temurun warga desanya. Sebagai usaha turun temurun, banyak perajin mendapat keahlian membuat batu bata dari orang tuanya. Sentra ini terus berkembang karena permintaan terus meningkat. "Jumlah pengusaha bata merah semakin bertambah, terutama antara tahun 2000 hingga sekarang," katanya kepada KONTAN.