KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akhirnya sukses menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atawa Sukuk pada hari ini. Pada lelang kali ini, jumlah penawaran yang masuk mengalami sedikit penurunan. Berdasarkan data DJPPR, total penawaran yang masuk sebanyak Rp 40,20 triliun. Jumlah ini turun tipis dibandingkan lelang Sukuk yang digelar sebelumnya, yakni Selasa (7/7), di mana penawaran yang masuk mencapai Rp 40,60 triliun. Baca Juga: Seri-seri pendek akan jadi buruan pada lelang SBSN, Selasa (21/7)
- Seri SPN-S08012021 yang jatuh tempo pada 08 Januari 2021. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 2,56 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 3.66%. Pemerintah menyerap sebanyak 1,1 triliun.
- Seri PBS002 yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 14,89 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 5,00%. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 2,35 triliun pada seri ini.
- Seri PBS026 yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 6,54 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,11%. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 1,20 triliun pada seri ini.
- Seri PBS022 yang jatuh tempo pada 15 April 2034. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 5,87 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 7,77%. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 1,10 triliun pada seri ini.
- Seri PBS028 yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 10,33 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 7,95%. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 5,25 triliun pada seri ini.