JAKARTA. PT Jasa Raharja (Persero) memperkirakan, pada tutup buku tahun kuda kayu ini pihaknya membayarkan klaim atau santunan sekitar Rp 2 triliun. Sampai kuartal ketiga tahun ini, santunan yang dibayarkan perusahaan asuransi sosial pelat merah tersebut mencapai Rp 1,4 triliun – Rp 1,6 triliun. Budi Setyarso, Direktur Utama Jasa Raharja mengatakan, proyeksi santunan sebesar Rp 2 triliun itu turun 15% ketimbang jumlah santunan tahun lalu. “Hal itu dikarenakan, tingkat kecelakaan turun. Di samping alasan, meningkatnya kampanye keselamatan berkendara,” ujarnya kepada KONTAN, Rabu (31/12). Adapun, sambung dia, santunan sebesar Rp 2 triliun itu diprediksi lebih banyak mengalir ke korban kecelakaan lalu lintas di darat. Yakni, sekitar 80% dari total santunan. Diikuti oleh korban kecelakaan udara dan laut.
Tutup buku, Jasa Raharja bayar santunan Rp 2 T
JAKARTA. PT Jasa Raharja (Persero) memperkirakan, pada tutup buku tahun kuda kayu ini pihaknya membayarkan klaim atau santunan sekitar Rp 2 triliun. Sampai kuartal ketiga tahun ini, santunan yang dibayarkan perusahaan asuransi sosial pelat merah tersebut mencapai Rp 1,4 triliun – Rp 1,6 triliun. Budi Setyarso, Direktur Utama Jasa Raharja mengatakan, proyeksi santunan sebesar Rp 2 triliun itu turun 15% ketimbang jumlah santunan tahun lalu. “Hal itu dikarenakan, tingkat kecelakaan turun. Di samping alasan, meningkatnya kampanye keselamatan berkendara,” ujarnya kepada KONTAN, Rabu (31/12). Adapun, sambung dia, santunan sebesar Rp 2 triliun itu diprediksi lebih banyak mengalir ke korban kecelakaan lalu lintas di darat. Yakni, sekitar 80% dari total santunan. Diikuti oleh korban kecelakaan udara dan laut.