Tutup Kuartal III-2023, Laba Bersih Indosat (ISAT) Turun 24% Menjadi Rp 2,78 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mampu menjaga pertumbuhan pendapatan hingga tutup kuartal III-2023. Kendati begitu, laba bersih ISAT masih terkontraksi. 

Melansir laporan keuangan per 30 September 2023, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk ISAT turun 24,41% secara tahunan atawa Year on Year (YoY) menjadi Rp 2,78 triliun dari Rp 3,68 triliun. 

Sementara itu laba periode berjalan ISAT sepanjang periode Januari–September 2023 mencapai Rp 2,98 triliun. Nilai tersebut turun 26,12% YoY dari Rp 4,04 triliun. 


Baca Juga: MNC Vision Network (IPTV) dan Indosat (ISAT) Angkat Bicara Soal Kabar Jual Beli Aset

Penyusutan bottom line ISAT disebabkan oleh membengkaknya jumlah beban yang harus ditanggung IOH. Per 30 September 2023, jumlah beban ISAT mencapai Rp 30,39 triliun atau naik 14,13% YoY. 

Pendapatan ISAT sepanjang periode Januari–September 2023 masih tumbuh 8,48% YoY menjadi Rp 37,46 triliun. Pada periode yang sama di 2022, IOH membukukan pendapatan sebesar Rp 34,53 triliun. 

Rinciannya, segmen selular berkontribusi sebesar Rp 32,17 triliun atau setara dengan 85,88% dari seluruh pendapatan ISAT. Nilai tersebut tumbuh 7,80% YoY dari Rp 29,84 triliun. 

Kontributor terbesar kedua berasal dari segmen Multimedia, Komunikasi Data dan Internet (MIDI) yang tumbuh meningkat 10,80% secara tahunan menjadi Rp 4,53 triliun per 30 September 2023. 

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Pilihan di Sektor Infrastruktur Usai Saham BREN Meroket

Terakhir segmen komunikasi tetap menyumbang pendapatan sebesar  Rp 750,57 miliar. Jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, nilai tersebut meningkat  26,77% YoY dari Rp 592,04 miliar. 

Sementara itu, jumlah liabilitas ISAT hingga 30 September 2023 berada di level Rp 80,19 triliun. Angka tersebut turun 2,45% dari posisi 31 Desember 2022 di Rp 113,65 triliun.

Jika dibandingkan posisi 31 Desember 2023, ekuitas ISAT tercatat naik 2,04% dari Rp 31,36 triliun. Per 30 September 2023, ekuitas IOH mencapai Rp 32,01 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati