TWP90 Berpotensi Meningkat Setelah Lebaran, Ini Strategi Adapundi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Info Tekno Siaga (Adapundi) menilai tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 berpotensi meningkat setelah periode Lebaran. Hal itu juga terlihat pada tren tahun-tahun sebelumnya.

"Rasio TWP90 memang cenderung meningkat setelah periode Lebaran. Tren itu dipicu lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadan yang biasanya diikuti dengan tingginya permintaan pendanaan di waktu yang bersamaan," ungkap Direktur Operasional Adapundi Minerva Agustiani kepada Kontan, Jumat (13/3).

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Minerva mengatakan kuncinya ada pada disiplin mitigasi risiko. Jika proses underwriting dipaksakan terlalu agresif demi mengejar pertumbuhan tanpa penilaian yang matang, dia bilang potensi keterlambatan pembayaran pasti akan naik pasca lebaran. 


Baca Juga: Ciputra Life Terapkan Sejumlah Strategi Dorong Kinerja Asuransi Kesehatan Tahun Ini

"Selain itu, pengeluaran yang besar saat Lebaran sering kali membuat arus kas sebagian peminjam menjadi lebih terbatas dalam jangka pendek," katanya.

Minerva menyebut hal itu juga menjadi perhatian Adapundi. Dia menyampaikan credit assessment yang akurat tetap menjadi prioritas utama perusahaan untuk menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat.

Dalam menghadapi momen Ramadan dan Lebaran, Minerva juga mengatakan pihaknya akan tetap menjaga disiplin mengenai seleksi pembiayaan. Dia bilang pihaknya akan mengoptimalkan penilaian risiko berbasis data untuk memastikan pendanaan hanya diberikan kepada borrower yang profil risikonya sehat dan memiliki kemampuan bayar memadai.

"Kami juga melakukan pendekatan yang lebih proaktif kepada borrower, terutama pada periode pembayaran Tunjangan Hari Raya," tuturnya.

Secara data, Minerva menyampaikan momen tersebut sebenarnya adalah kesempatan baik bagi borrower untuk merencanakan kembali keuangan mereka. Jadi, dia mengatakan Adapundi juga fokus memberikan pendampingan dan pengingat yang lebih personal agar kualitas portofolio tetap terjaga dengan baik. 

Baca Juga: Amar Bank Berkomitmen Jaga NPL di Kisaran 1% Sepanjang Tahun 2026

"Ke depannya, Adapundi akan terus memperkuat manajemen risiko lewat proses verifikasi yang lebih ketat, serta kolaborasi dengan mitra asuransi yang kredibel," ucapnya.

Minerva mengatakan langkah-langkah tersebut dilakukan secara transparan agar seluruh masyarakat merasa aman dan nyaman saat menggunakan layanan perusahaan.

Berdasarkan situs resmi perusahaan, angka TWP90 Adapundi tercatat sebesar 0,22% per 12 Maret 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News