Ubah kebiasaan, sekper BRI Agro pilih pesan makan ketimbang makan di restoran



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau sudah berlangsung lebih dari 8 bulan, penyebaran virus korona (Covid-19) di Indonesia masih tetap tinggi. Menurut data per 18 November 2020 terdapat 479 ribu kasus Covid-19 di Tanah Air dan meningkat 4.265 dari periode sehari sebelumnya. 

Melihat fakta ini, tentu penerapan protokol kesehatan menjadi hal yang wajib dilakukan guna menekan rantai penyebaran virus. Sebab seperti diketahui, virus Covid-19 memang berdasarkan studi bisa hidup di beberapa benda. 

Protokol kesehatan pun harus diterapkan di seluru aktivitas termasuk dalam memesan makanan di berbagai outlet seperti di restoran, tempat makan bahkan warung sekalipun. Sama seperti yang dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan PT Bank BRI Agroniaga Tbk Hirawan Nur.


Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (19/11): Tambah 4.798 kasus, jangan lupa pakai masker

Menurutnya, setiap kegiatan memesan makanan saat ini sudah diterapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker bahkan hingga menggunakan alat pembayaran non tunai seperti kartu ataupun dompet elektronik. 

Pun, Hirawan mengakui bahwa selama pandemi ini, Dia mengurangi intensitas untuk makan di tempat. Bila harus memesan makan di restoran, Hirawan memilih untuk take away. "Ini menjadi kebiasaan baru selama pandemi, kami (keluarga) biasanya mencari restoran yang bisa take away dan tidak makan di tempat," katanya kepada Kontan.co.id, Kamis (19/11). 

Lanjutnya, saat ini pun hampir seluruh restoran dan rumah makan sudah menyediakan fasilitas antar makanan ke rumah. Termasuk memesan melalui fitur aplikasi pesan antar seperti Go-Food maupun GrabFood untuk memenuhi kebutuhan pemesanan secara daring (online). 

Baca Juga: Satgas minta kepala daerah cegah pelanggaran protokol kesehatan

"Pemesanan makanan dengan adanya pandemi saat ini, kami selalu pesan lewat online," lanjutnya. Sementara apabila memesan langsung di restoran, Hirawan memastikan untuk selalu menjaga jarak, memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan di restoran tersebut. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Doni Monardo: Siapapun yang berniat menimbulkan kerumunan wajib dilarang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi