UBS Global Wealth Prediksi Indeks S&P Global Sentuh 8.100 di Akhir 2026



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. UBS Global Wealth Management menaikkan target akhir tahun untuk indeks S&P 500 menjadi 8.100. Perusahaan keuangan ini menilai, prospek laba emiten yang lebih kuat dan keyakinan akan pertumbuhan laba bakal berkelanjutan hingga tahun depan.

Sebagai unit manajemen kekayaan dari UBS Bank, UBS Global Wealth Management menjadi lembaga  terbaru yang bergabung dengan semakin banyaknya perusahaan riset global yang memprediksi indeks S&P 500 akan melampaui level 8.000 pada akhir tahun 2026.

Pada perdagangan Kamis (20/8/2026), indeks S&P 500 ditutup di 7.641,16, melemah 0,87% dibanding penutupan hari sebelumnya. Dengan demikian, target baru ini menyiratkan potensi kenaikan sekitar 6% dari posisi penutupan tersebut.


Baca Juga: Pemegang Saham Samsung Electronics Berpotensi Cuan Hingga 110 Triliun Won Tahun Ini

Reuters melaporkan, UBS mempertahankan rekomendasi attractive bagi saham-saham Amerika Serikat (AS). UBS menyatakan bahwa tiga pilar yang menopang pasar bergerak bullish, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tangguh, kebijakan moneter yang mendukung, dan adopsi akal imitasi  (AI, telah terbentuk dengan kuat.

"Meskipun perusahaan-perusahaan terkait AI tetap menjadi kontributor utama, kinerja terkini juga didukung oleh membaiknya kondisi di sektor-sektor ekonomi yang lebih bersifat siklikal," demikian pernyataan UBS dalam riset, seperti dikutip Reuters, Jumat (21/8/2026).

UBS Global Wealth Management menaikkan perkiraan laba per saham S&P 500 menjadi US$ 350 pada tahun 2026 dan US$ 400 pada tahun 2027. Proyeksi itu naik dari estimasi sebelumnya, yakni sebesar US$ 335 untuk 2026 dan US$ 375 untuk 2027.

UBS juga menaikkan target indeks untuk pertengahan tahun 2027 menjadi 8.400 dari sebelumnya 8.200.