KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat dilaporkan semakin mendekati kesepakatan untuk mengoordinasikan produksi dan pengamanan mineral kritis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok global sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap China. Mengutip laporan Bloomberg, kesepakatan potensial tersebut mencakup berbagai insentif, termasuk jaminan harga minimum yang berpotensi menguntungkan pemasok non-China. Skema ini diharapkan mampu mendorong diversifikasi sumber pasokan mineral penting di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Selain itu, UE dan AS juga akan memperkuat kerja sama dalam hal standar industri, investasi, serta proyek bersama di sektor mineral kritis. Kedua pihak juga berencana meningkatkan koordinasi dalam menghadapi potensi gangguan pasokan dari negara-negara produsen utama seperti China.
UE dan AS Dekati Kesepakatan Strategis Mineral Kritis, Kurangi Ketergantungan China
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat dilaporkan semakin mendekati kesepakatan untuk mengoordinasikan produksi dan pengamanan mineral kritis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok global sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap China. Mengutip laporan Bloomberg, kesepakatan potensial tersebut mencakup berbagai insentif, termasuk jaminan harga minimum yang berpotensi menguntungkan pemasok non-China. Skema ini diharapkan mampu mendorong diversifikasi sumber pasokan mineral penting di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Selain itu, UE dan AS juga akan memperkuat kerja sama dalam hal standar industri, investasi, serta proyek bersama di sektor mineral kritis. Kedua pihak juga berencana meningkatkan koordinasi dalam menghadapi potensi gangguan pasokan dari negara-negara produsen utama seperti China.
TAG: