UE Menilai Ancaman Tarif Trump Berisiko Rusak Hubungan Transatlantik



KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Para pemimpin Uni Eropa pada hari Sabtu (17/1) memperingatkan adanya spiral penurunan yang berbahaya atas janji Presiden AS Donald Trump yang menerapkan kenaikan tarif pada sekutu Eropa sampai AS diizinkan untuk membeli Greenland.

"Tarif akan merusak hubungan transatlantik dan berisiko menyebabkan spiral penurunan yang berbahaya. Eropa akan tetap bersatu, terkoordinasi, dan berkomitmen untuk menegakkan kedaulatannya," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Uni Eropa Antonio Costa dalam unggahan di X.

Diplomat utama blok tersebut, Kaja Kallas, mengatakan tarif akan merugikan kemakmuran di kedua sisi Atlantik, sekaligus mengalihkan perhatian Uni Eropa dari tugas intinya untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.


Baca Juga: Pemimpin Afiliasi Al-Qaeda Tewas Dalam Operasi Militer AS di Suriah

“China dan Rusia pasti sedang menikmati keuntungan besar. Merekalah yang diuntungkan dari perpecahan di antara sekutu,” kata Kallas di X.

“Tarif berisiko membuat Eropa dan Amerika Serikat semakin miskin dan merusak kemakmuran bersama kita. Jika keamanan Greenland terancam, kita dapat mengatasinya di dalam NATO.”

Para duta besar dari 27 negara Uni Eropa akan berkumpul pada hari Minggu untuk pertemuan darurat guna membahas tanggapan mereka terhadap ancaman tarif tersebut.

Baca Juga: Negara Kecil Ini Masuk Top 5 Utang Terbesar Dunia, Kenapa Bisa Terjadi?

Selanjutnya: Spesifikasi & Prediksi Harga Redmi Note 15 Pro+ 5G di Indonesia, Rilis 22 Januari

Menarik Dibaca: Daftar 7 Drakor Adaptasi Webtoon Terbaru dari Romantis hingga Thriller