UE Pertimbangkan Relaksasi Sanksi terhadap Produsen Semikonduktor China



KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Komisi Eropa mengusulkan keringanan selama sembilan bulan untuk transaksi dengan perusahaan semikonduktor Tiongkok yang terdaftar dalam paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, kata juru bicara Komisi pada hari Jumat (22/5).

“Perusahaan tersebut, Yangzhou Yangjie Electronic, akan tetap berada dalam daftar sanksi Uni Eropa, tetapi keringanan sementara ini akan memungkinkan produsen mobil untuk menemukan pasokan chip alternatif dan menghindari gangguan serius", kata juru bicara tersebut.

Baca Juga: WHO Naikkan Risiko Wabah Ebola di Kongo Menjadi Sangat Tinggi di Tingkat Nasional


Negara-negara Uni Eropa harus menyetujui proposal tersebut secara bulat agar tindakan tersebut berlaku.

Produsen mobil Eropa semakin bergantung pada Yangzhou Yangjie Electronic untuk menggantikan produk dari pesaing Tiongkok yang sebelumnya masuk dalam paket sanksi Rusia.

"Perusahaan ini ditambahkan ke daftar sanksi kami karena mereka telah secara signifikan membantu kemampuan militer Rusia. Produk mereka telah ditemukan di drone dan bom luncur yang digunakan oleh pasukan Rusia di Ukraina," kata juru bicara tersebut.

Tujuan sanksi kami adalah untuk mengubah perilaku dan kami berupaya menemukan keseimbangan untuk memastikan sanksi tersebut tidak akan menimbulkan dampak signifikan di Uni Eropa.

Baca Juga: Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Naik Jadi 12, WHO Minta Pengawasan Diperketat