KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dan memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi global, khususnya di kawasan strategis Selat Hormuz. Situasi ini terjadi di tengah kebuntuan upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Seorang pejabat senior Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan pada Jumat bahwa Teheran tidak dapat dipercaya terkait setiap kesepakatan sepihak mengenai Selat Hormuz. Pernyataan ini mencerminkan meningkatnya ketidakpercayaan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Iran–AS. Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital sekitar 20% perdagangan minyak dan gas dunia, saat ini dilaporkan masih terganggu akibat blokade Iran. Di sisi lain, Angkatan Laut Amerika Serikat disebut turut menghambat ekspor minyak mentah Iran, memperburuk ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.
UEA Ragukan Iran Soal Selat Hormuz, Negosiasi Perdamaian Iran–AS Mandek
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dan memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi global, khususnya di kawasan strategis Selat Hormuz. Situasi ini terjadi di tengah kebuntuan upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Seorang pejabat senior Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan pada Jumat bahwa Teheran tidak dapat dipercaya terkait setiap kesepakatan sepihak mengenai Selat Hormuz. Pernyataan ini mencerminkan meningkatnya ketidakpercayaan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Iran–AS. Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital sekitar 20% perdagangan minyak dan gas dunia, saat ini dilaporkan masih terganggu akibat blokade Iran. Di sisi lain, Angkatan Laut Amerika Serikat disebut turut menghambat ekspor minyak mentah Iran, memperburuk ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.
TAG: