Uji Off-Road New Hilux 2.8 4x4, Begini Kemampuan Pikap Terbaru Toyota



KONTAN.CO.ID - TANGERANG. PT Toyota-Astra Motor (TAM) menguji kemampuan New Hilux 2.8 4x4 melalui jalur off-road di kawasan Pagedangan, Tangerang, dalam rangkaian acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pengujian ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung kemampuan pikap kabin ganda terbaru Toyota dalam menghadapi berbagai kondisi medan ekstrem.

Lintasan yang disiapkan Toyota dirancang dengan beragam tantangan, mulai dari jalan tanah keras, permukaan bergelombang, tanjakan, turunan curam, hingga jalur miring atau side slope. Area tersebut digunakan untuk menguji performa New Hilux Double Cabin 2.8 V 4x4 dengan transmisi otomatis sebagai varian tertinggi dalam jajaran model tersebut.

Kontan berkesempatan menjajal langsung kendaraan ini pada Rabu (5/8/2026). New Hilux Double Cabin 2.8 V 4x4 dibekali mesin diesel 2.800 cc VNT Intercooler berkode 1GD-FTV yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 204 PS dengan torsi puncak mencapai 500 Nm.


Baca Juga: Pendapatan Naik 7,5% pada semester I, Kimia Farma Berhasil Balik Rugi Jadi Laba

Sebelum memasuki jalur off-road, sistem penggerak kendaraan dapat diubah dari mode 2H (two-wheel drive) menuju 4H (four-wheel drive high) melalui kenop putar di konsol tengah. Pengoperasian tersebut cukup sederhana sehingga pengemudi dapat menyesuaikan sistem traksi kendaraan sesuai karakter medan yang dihadapi.

Saat melintasi jalur tanah bergelombang, karakter suspensi New Hilux mampu menjaga kestabilan kendaraan. Meski menggunakan konstruksi ladder frame yang membuat pergerakan bodi terasa lebih besar dibanding kendaraan monokok, roda tetap mampu mempertahankan cengkeraman dan kontak dengan permukaan jalan.

Kemampuan mesin diesel menjadi salah satu faktor utama ketika kendaraan menghadapi tanjakan. Besarnya torsi pada putaran mesin rendah membuat New Hilux mampu menanjak dengan mudah tanpa perlu mengejar putaran mesin tinggi. Ditambah transmisi otomatis enam percepatan, pengemudi dapat lebih fokus mengatur arah kendaraan saat melewati medan sulit.

Toyota juga meningkatkan kemampuan jelajah New Hilux melalui peningkatan ground clearance menjadi 312 mm. Jarak terendah ke tanah yang lebih tinggi tersebut membantu kendaraan melewati gundukan, jalur berbatu, serta kontur tanah yang tidak rata tanpa mengalami benturan pada bagian bawah kendaraan selama pengujian.

Salah satu tantangan paling menarik dalam lintasan off-road tersebut adalah jalur turunan curam yang harus dilewati sebanyak dua kali. Pada kondisi ini, Toyota mengandalkan fitur Hill Descent Control (HDC) yang membantu menjaga kecepatan kendaraan secara otomatis saat melewati medan menurun.

Baca Juga: Pushep: Relaksasi RKAB Berbasis Royalti Perlu Disertai Kriteria yang Transparan

Ketika fitur HDC diaktifkan, kendaraan bergerak secara perlahan dan stabil tanpa pengemudi perlu terus melakukan pengereman. Sistem akan mengatur pengereman pada masing-masing roda sehingga kendaraan tetap terkendali dan berada di jalur yang diinginkan.

Fitur tersebut kembali bekerja saat menghadapi turunan kedua dengan karakter medan yang serupa. Hasilnya, New Hilux mampu menjaga laju kendaraan secara konsisten dan memberikan tingkat kepercayaan diri lebih tinggi, termasuk bagi pengemudi yang belum terbiasa menghadapi jalur off-road.

Melalui pengujian ini, Toyota ingin menunjukkan bahwa New Hilux tidak hanya mengandalkan mesin diesel bertenaga besar dan kemampuan mekanis khas kendaraan pikap, tetapi juga dukungan teknologi elektronik untuk menghadapi berbagai kebutuhan mobilitas, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga aktivitas di medan berat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News