KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju penurunan harga emas global kini tengah berada di fase krusial saat menguji level psikologis kuatnya, memunculkan spekulasi antara potensi pembalikan arah teknikal (rebound) atau justru berlanjutnya tekanan akibat ketidakpastian suku bunga. Mengutip data Trading Economics pada Jumat (23/10/2026), harga emas bertengger di level US$ 3.993,96 per ons troi, mencatatkan koreksi harian sebesar 30,86 poin atau 0,77%, serta membukukan pelemahan mingguan 4,14%, penyusutan bulanan 6,57%, dan koreksi year-to-date (YTD) sedalam 7,54%. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin menjelaskan, memerahnya rapor harga logam mulia belakangan ini banyak dipengaruhi oleh likuidasi posisi dan aksi ambil untung massal, terutama setelah emas sempat mendekati rekor US$ 5.594 di awal tahun 2026.
Uji Support US$ 4.000, Emas Mengintip Peluang Rebound Jelang FOMC
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju penurunan harga emas global kini tengah berada di fase krusial saat menguji level psikologis kuatnya, memunculkan spekulasi antara potensi pembalikan arah teknikal (rebound) atau justru berlanjutnya tekanan akibat ketidakpastian suku bunga. Mengutip data Trading Economics pada Jumat (23/10/2026), harga emas bertengger di level US$ 3.993,96 per ons troi, mencatatkan koreksi harian sebesar 30,86 poin atau 0,77%, serta membukukan pelemahan mingguan 4,14%, penyusutan bulanan 6,57%, dan koreksi year-to-date (YTD) sedalam 7,54%. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin menjelaskan, memerahnya rapor harga logam mulia belakangan ini banyak dipengaruhi oleh likuidasi posisi dan aksi ambil untung massal, terutama setelah emas sempat mendekati rekor US$ 5.594 di awal tahun 2026.