Ukraina Gempur Moskow dengan Serangan Drone Terbesar, Tewaskan 4 Orang



KONTAN.CO.ID -  KYIV. Serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia kembali memanas. Sedikitnya empat orang tewas, termasuk tiga korban di sekitar Moskow, setelah Ukraina melancarkan serangan drone terbesar ke ibu kota Rusia dalam lebih dari setahun terakhir pada Minggu (17/5/2026).

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut lebih dari 1.000 drone Ukraina berhasil ditembak jatuh dalam 24 jam terakhir.

Serangan ini terjadi hanya dua hari setelah Rusia melancarkan serangan drone dan rudal terbesar ke Kyiv sejak perang pecah lebih dari empat tahun lalu.


Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menegaskan serangan tersebut merupakan balasan atas agresi Rusia yang terus berlanjut.

Baca Juga: Ukraina Gempur Novorossiysk, Permukiman Rusak dan Empat Warga Terluka

"Respons kami terhadap perpanjangan perang dan serangan Rusia terhadap kota-kota kami sepenuhnya dapat dibenarkan," ujar Zelenskiy.

Ia juga mengklaim Ukraina kini mampu menyerang target lebih dari 500 kilometer dari perbatasan Rusia meski Moskow memiliki sistem pertahanan udara berlapis. "Kami ingin menunjukkan kepada Rusia bahwa perang ini harus diakhiri," katanya.

Dalam pidato malamnya, Zelenskiy bahkan menyebut aktivitas militer Ukraina mulai mengubah keseimbangan pertempuran di garis depan.

Menurutnya, intensitas operasi Ukraina kini lebih besar dibanding Rusia, meski ia tidak merinci detail operasi tersebut.

Militer Ukraina menyatakan salah satu serangan memicu kebakaran di fasilitas produksi senjata presisi tinggi di luar Moskow. Selain itu, pusat komando pengendali penerbangan drone di wilayah Donetsk yang diduduki Rusia juga diklaim berhasil dihantam.

Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal dan Drone, 20 Orang Terluka

Di sisi lain, Rusia menuduh Ukraina sengaja menyerang warga sipil. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut serangan itu sebagai “aksi teror massal” yang didukung negara-negara Barat.

Pemerintah Rusia melaporkan serangan terbesar terjadi di Moskow. Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan pertahanan udara Rusia menghancurkan 81 drone yang mengarah ke ibu kota sejak tengah malam.

Sebanyak 12 orang dilaporkan terluka, sebagian besar berada di dekat kilang minyak Moskow. Tiga rumah rusak akibat serangan, meski fasilitas utama kilang disebut tidak mengalami kerusakan.

Gubernur wilayah Moskow Andrei Vorobyov mengatakan seorang perempuan tewas setelah rumahnya di kawasan Khimki, utara Moskow, terkena hantaman drone. Dua korban lainnya tewas di desa Pogorelki, distrik Mytishchi.

Baca Juga: Trump Marah, Kritik Ukraina atas Dugaan Serangan ke Kediaman Putin

Serangan juga merusak sejumlah apartemen bertingkat dan fasilitas infrastruktur. Bahkan serpihan drone jatuh di area Bandara Sheremetyevo Moskow, meski tidak menimbulkan kerusakan berarti.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina memang meningkatkan serangan jarak jauh ke wilayah Rusia.

Sasaran utamanya meliputi kilang minyak, depot bahan bakar, hingga jaringan pipa energi sebagai upaya melemahkan infrastruktur logistik Moskow di tengah perang yang masih berkepanjangan.