Ukraina Memperoleh Bantuan Kendaraan Tempur dari Prancis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekutu Barat Ukraina untuk pertama kalinya memasok kendaraan tempur lapis baja untuk pasukan Ukraina tetapi bukan tank yang lebih berat yang diminta Kyiv untuk membantu melawan pasukan Rusia.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Rabu bahwa pemerintahnya akan mengirimkan kendaraan tempur lapis baja ringan AMX-10 RC buatan Prancis untuk membantu pertahanan Ukraina, kata seorang pejabat Prancis.

“Ini adalah pertama kalinya kendaraan lapis baja buatan Barat dikirimkan untuk mendukung tentara Ukraina,” kata pejabat itu.


Pejabat itu tidak memberikan perincian tentang jumlah atau waktu pengiriman yang direncanakan, tetapi mengatakan pembicaraan akan berlanjut mengenai potensi pengiriman jenis kendaraan militer Prancis lainnya.

Baca Juga: Kelompok Janda Tentara Desak Putin Gelar Mobilisasi Besar-besaran di Perang Ukraina

Beberapa jam kemudian, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan Washington sedang mempertimbangkan untuk mengirim Kendaraan Tempur Bradley ke Ukraina. 

Bradley adalah kendaraan tempur lapis baja menengah yang dapat berfungsi sebagai pengangkut pasukan. Kendaraan ini lebih ringan dan lebih gesit daripada tank. Itu dapat membawa sekitar 10 personel atau dikonfigurasikan sebagai gantinya untuk membawa amunisi tambahan atau peralatan komunikasi.

AS memiliki ribuan Bradley dan mereka akan memberi Ukraina lebih banyak daya tembak di medan perang dan memperkuat kemampuannya dalam perang parit. Pentagon telah memberi Ukraina lebih dari 2.000 kendaraan tempur, termasuk 477 Kendaraan Pelindung Penyergapan Tahan Ranjau dan lebih dari 1.200 Humvee.

Dalam sebuah tweet dan pidato video malamnya, Zelenskyy berterima kasih kepada Macron atas pengumuman kendaraan lapis baja tersebut dan mengatakan hal itu menunjukkan perlunya sekutu Ukraina lainnya untuk menyediakan senjata yang lebih berat untuk memerangi tentara Moskow.

Editor: Handoyo .