Ukraina serukan gencatan senjata



KIEV. Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan dia akan menyerukan gencatan senjata hari ini (5/9) jika perundingan dengan kelompok pemberontak yang pro-Rusia dilakukan sesuai jadwal yang direncanakan.

Poroshenko, dalam pertemuan NATO, menjelaskan bahwa dia mendeklarasikan gencatan senjata hingga pukul 14.00 sore waktu Minsk, jika perundingan dimulai di ibukota Belarus. Pejabat Rusia dan Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa juga dijadwalkan hadir pada perundingan tersebut.

Sementara itu, wilayah dengan tingkat konflik tertinggi di Ukraina yakni Donetsk dan Luhansk, merilis pernyataan bahwa mereka akan bergabung dengan imbauan gencatan senjata jika pemerintah di Kiev menandatangani proposal mereka untuk resolusi politik.


"Ukraina tidak ingin pernah berperanf. Perang sangat melelahkan dan kami sangat ingin menciptakan perdamaian lagi di tanah ini," jelas Poroshenko seperti yang disiarkan di televisi.

Saat ini, peperangan terus terjadi di wilayah tenggara. Siaran televisi setempat menunjukkan, tank-tank Rusia mulai bergerak ke Mariupol dekat Laut Azov dan bersiap di luar kota tersebut. Lebih dari 3.000 tentara Rusia dengan tank sudah beroperasi di dalam Ukraina dan jumlahnya semakin meningkat.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie