JAKARTA. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pembangunan (UNDP) menyatakan, penyebab utama permasalahan migrasi di banyak negara, termasuk Indonesia, adalah berkurangnya perlindungan bagi para pekerja migran. UNDP menilai, kebijakan dan peraturan saat ini belum mengatasi problem migrasi.Laporan Pembangunan Manusia 2009 bertema "Mengatasi Kendala Mobilisasi Manusia dan Pembangunan" yang dirilis UNDP kemarin mengusulkan kepada Pemerintah Indonesia untuk menggunakan enam pilar dalam memperbaiki dampak pembangunan manusia dari migrasi.Pertama, meliberalisasi dan menyederhanakan jalur-jalur resmi yang memungkinkan buruh tak terampil mencari pekerjaan di luar negeri. Kedua, menjamin hak-hak dasar para pekerja migran. Ketiga, mengurangi biaya transaksi terkait dengan migrasi. Keempat, memperbaiki keluaran bagi migran dan komunitas tempat tujuan.
UNDP Mendesak Liberalisasi Penyaluran Pekerja Migran
JAKARTA. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pembangunan (UNDP) menyatakan, penyebab utama permasalahan migrasi di banyak negara, termasuk Indonesia, adalah berkurangnya perlindungan bagi para pekerja migran. UNDP menilai, kebijakan dan peraturan saat ini belum mengatasi problem migrasi.Laporan Pembangunan Manusia 2009 bertema "Mengatasi Kendala Mobilisasi Manusia dan Pembangunan" yang dirilis UNDP kemarin mengusulkan kepada Pemerintah Indonesia untuk menggunakan enam pilar dalam memperbaiki dampak pembangunan manusia dari migrasi.Pertama, meliberalisasi dan menyederhanakan jalur-jalur resmi yang memungkinkan buruh tak terampil mencari pekerjaan di luar negeri. Kedua, menjamin hak-hak dasar para pekerja migran. Ketiga, mengurangi biaya transaksi terkait dengan migrasi. Keempat, memperbaiki keluaran bagi migran dan komunitas tempat tujuan.