KONTAN.CO.ID - BEIJING. Uni Eropa (UE) tengah mengambil langkah untuk menghapus secara bertahap peralatan buatan China dari infrastruktur kritis. Kebijakan ini berpotensi melarang perusahaan seperti Huawei dan ZTE dari jaringan telekomunikasi serta sistem energi surya di kawasan tersebut, demikian dilaporkan Financial Times pada Sabtu (17/1/2026). Saat ini, kebijakan UE untuk membatasi vendor berisiko tinggi masih bersifat sukarela. Namun, menurut laporan tersebut, proposal keamanan siber terbaru Uni Eropa kemungkinan akan menjadikannya kewajiban bagi seluruh negara anggota. Informasi ini dikutip dari sejumlah pejabat yang tidak disebutkan namanya. Sejumlah perusahaan telekomunikasi di pasar besar seperti Spanyol dan Jerman sebelumnya diketahui menolak penerapan pembatasan tersebut, dengan alasan biaya dan kompleksitas implementasi.
Uni Eropa Akan Menghapus Bertahap Perangkat China dari Infrastruktur Kritis
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Uni Eropa (UE) tengah mengambil langkah untuk menghapus secara bertahap peralatan buatan China dari infrastruktur kritis. Kebijakan ini berpotensi melarang perusahaan seperti Huawei dan ZTE dari jaringan telekomunikasi serta sistem energi surya di kawasan tersebut, demikian dilaporkan Financial Times pada Sabtu (17/1/2026). Saat ini, kebijakan UE untuk membatasi vendor berisiko tinggi masih bersifat sukarela. Namun, menurut laporan tersebut, proposal keamanan siber terbaru Uni Eropa kemungkinan akan menjadikannya kewajiban bagi seluruh negara anggota. Informasi ini dikutip dari sejumlah pejabat yang tidak disebutkan namanya. Sejumlah perusahaan telekomunikasi di pasar besar seperti Spanyol dan Jerman sebelumnya diketahui menolak penerapan pembatasan tersebut, dengan alasan biaya dan kompleksitas implementasi.