KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar batubara dunia masih dipenuhi sentimen, salah satunya datang dari efek perang Rusia-Ukraina. Terbaru, Uni Eropa mengusulkan untuk melarang produk batubara Rusia sebagai bagian dari babak baru sanksi terhadap Negeri Beruang Merah ini. Rencana sanksi ini menyusul adanya ketidakpastian terkait pengiriman gas dari Rusia ke Uni Eropa, terlebih setelah Rusia menuntut pembeli gasnya untuk membayar dalam mata uang rubel. Tak ayal, pembeli dari Eropa berencana meningkatkan pengiriman batubara dari seluruh dunia. Analis Mirae Asset Sekuritas Juan Harahap menilai, rencana ini dapat memberi manfaat bagi Australia dan Indonesia. Sebab, konsumen batubara Eropa kemungkinan besar akan mencari importir alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.
Uni Eropa Berencana Larang Batubara Rusia, Emiten Batubara Ini Bakal Cuan Besar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar batubara dunia masih dipenuhi sentimen, salah satunya datang dari efek perang Rusia-Ukraina. Terbaru, Uni Eropa mengusulkan untuk melarang produk batubara Rusia sebagai bagian dari babak baru sanksi terhadap Negeri Beruang Merah ini. Rencana sanksi ini menyusul adanya ketidakpastian terkait pengiriman gas dari Rusia ke Uni Eropa, terlebih setelah Rusia menuntut pembeli gasnya untuk membayar dalam mata uang rubel. Tak ayal, pembeli dari Eropa berencana meningkatkan pengiriman batubara dari seluruh dunia. Analis Mirae Asset Sekuritas Juan Harahap menilai, rencana ini dapat memberi manfaat bagi Australia dan Indonesia. Sebab, konsumen batubara Eropa kemungkinan besar akan mencari importir alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.