Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Baru bagi Iran, IRGC Segera Masuk Daftar Organisasi Teroris



KONTAN.CO.ID – BRUSSELS. Uni Eropa (UE) resmi mengadopsi paket sanksi baru terhadap Iran pada Kamis (29/1/2026). Sanksi ini menyasar individu dan entitas yang dinilai terlibat dalam penindasan keras terhadap demonstran di dalam negeri serta peran Iran dalam mendukung Rusia.

Langkah tersebut disepakati dalam pertemuan para menteri luar negeri negara-negara anggota UE di Brussels. Para diplomat UE menyebut, keputusan ini mencerminkan sikap Eropa yang semakin tegas terhadap kebijakan internal dan eksternal pemerintahan Iran.

Selain sanksi baru, para menteri juga diperkirakan mencapai kesepakatan politik untuk memasukkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris UE.


Baca Juga: Harga Minyak Brent Tembus US$ 70 Per Barel, Ancaman Serangan AS ke Iran Jadi Pemicu

Jika keputusan ini disahkan secara resmi, IRGC akan ditempatkan dalam kategori yang sama dengan kelompok seperti Islamic State (ISIS) dan Al Qaeda.

Keputusan tersebut menandai perubahan simbolis yang signifikan dalam pendekatan Eropa terhadap kepemimpinan Iran. Selama ini, sejumlah negara anggota UE, terutama Prancis, cenderung berhati-hati dan enggan mendukung langkah tersebut.

Namun, Paris pada Rabu (28/1/2026) menyatakan akan mendukung pencantuman IRGC dalam daftar teroris, membuka jalan bagi persetujuan yang membutuhkan suara bulat dari seluruh 27 negara anggota.

IRGC didirikan setelah Revolusi Islam Iran pada 1979 dengan tujuan utama melindungi sistem pemerintahan ulama Syiah yang berkuasa.

Baca Juga: Bahas Opsi Serangan terhadap Iran, Pejabat Saudi dan Israel Kunjungi Washington

Dalam perkembangannya, lembaga ini memiliki pengaruh yang sangat besar di Iran, menguasai berbagai sektor ekonomi strategis serta memiliki kendali signifikan atas angkatan bersenjata.

Selain itu, IRGC juga diketahui memegang peranan penting dalam pengelolaan program rudal balistik dan program nuklir Iran, yang selama ini menjadi sorotan komunitas internasional.

Paket sanksi terbaru ini memperkuat tekanan politik dan ekonomi UE terhadap Teheran, di tengah meningkatnya kekhawatiran Eropa atas peran Iran dalam konflik global, termasuk dukungannya terhadap Rusia.

Selanjutnya: Efisiensi Operasional, Wismilak (WIIM) Resmikan Office Block Divisi Filter

Menarik Dibaca: Beberapa Kesalahan Fatal Ini Akan Hancurkan Keuangan Pengantin Baru, Catat Sekarang