KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menggaet perusahaan pendidikan berbasis digital (edutech) asal Singapura, Knowledge Catalyst meluncurkan aplikasi belajar bernama Gnowbe. Melalui platform ini, mahasiswa bisa berdiskusi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Untuk memaksimalkan aplikasi tersebut, Unika Atma Jaya juga meluncurkan program pembelajaran microlearning. Tema microlearning pertama yang dipilih adalah finansial krisis dan disrupsi. Baca Juga: Cerita bentrokan Senin malam (30/9): Polisi tembak gas air mata ke Kampus Atma Jaya
"Lewat flatform ini Unika Atma Jaya menyediakan media pembelajaran yang mudah diakses melalui smartphone yang melekat dengan generasi milenial," kata Dr. A. Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya dalam keterangan, Selasa (29/10). Peluncuran microlearning ini adalah respon terhadap perkembangan teknologi yang telah membuat terjadinya disrupsi dalam berbagai bidang seperti pendidikan dan keuangan. Pada bidang keuangan, saat ini kita mengenal teknologi finansial (tekfin) yang mengubah cara bekerja dan berbisnis. Berbagai perusahaan tekfin bermunculan begitu juga dengan metode pembayaran dan berinvestasi yang semakin dipermudah. Baca Juga: Danai riset dan kegiatan sosial, Unika Atma Jaya gelar konser Gala Fundraising