KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (
UNVR) akhirnya angkat bicara terkait penjualan lini bisnis jus Buavita milik perusahaan. Dalam keterbukaan informasi pada Senin (13/4/2026), Corporate Secretary UNVR Mario Abdi Amrillah menegaskan, hingga saat ini bisnis jus Buavita masih sepenuhnya berada di bawah kepemilikan perusahaan. Ia juga memastikan perusahaan belum pernah menandatangani perjanjian jual beli apa pun yang berkaitan dengan rencana divestasi bisnis tersebut kepada pihak mana pun.
Baca Juga: Kinerja United Tractors (UNTR) per Februari: Penjualan Alat Berat Turun, Emas Anjlok! "Sampai saat ini bisnis jus Buavita milik perusahaan," kata Mario dalam keterangannya, Senin (13/4/2026). Lebih lanjut, Mario bilang, apabila di kemudian hari terdapat langkah strategis terkait bisnis jus Buavita, pihaknya akan mengungkapkannya melalui keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. "Hingga saat ini tidak ada informasi atau kejadian material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup maupun harga saham perseroan yang harus disampaikan kepada masyarakat," ucapnya Sebelumnya, beredar informasi bahwa UNVR tengah mengkaji opsi pelepasan bisnis jus Buavita. Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya perusahaan merampingkan portofolio usaha, dengan mengurangi eksposur pada segmen non-inti dan mengalihkan fokus ke lini bisnis yang menawarkan pertumbuhan serta margin lebih tinggi di pasar domestik.
Hingga akhir perdagangan Senin (13/4/2026), harga saham UNVR berada di level Rp 1.910 per saham atau turun 0,52% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham UNVR masih melemah 26,54%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News