KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan penandatanganan Letter of Intent (LoI) ekspor kecap Bango milik PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan importir Belanda InterAromat BV dengan nilai kontrak US$ 120.000 atau Rp 2 miliar telah dilakukan pada Senin (12/1/2026). Penandatanganan ini merupakan hasil konkret dari rangkaian business matching yang difasilitasi Kemendag pada 8 Januari 2026 dan 23 Desember 2025, sebagai tindak lanjut dari aktivasi program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA) di Belanda yang diluncurkan pada 2025. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan, kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi produk gastronomi Indonesia di pasar Eropa. Penandatanganan LoI ini, kata Puntodewi, diharapkan mendorong peningkatan ekspor kecap Indonesia ke Negeri Kincir Angin.
Unilever Indonesia (UNVR) Ekspor Kecap Bango ke Belanda
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan penandatanganan Letter of Intent (LoI) ekspor kecap Bango milik PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan importir Belanda InterAromat BV dengan nilai kontrak US$ 120.000 atau Rp 2 miliar telah dilakukan pada Senin (12/1/2026). Penandatanganan ini merupakan hasil konkret dari rangkaian business matching yang difasilitasi Kemendag pada 8 Januari 2026 dan 23 Desember 2025, sebagai tindak lanjut dari aktivasi program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA) di Belanda yang diluncurkan pada 2025. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan, kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi produk gastronomi Indonesia di pasar Eropa. Penandatanganan LoI ini, kata Puntodewi, diharapkan mendorong peningkatan ekspor kecap Indonesia ke Negeri Kincir Angin.