KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (
UNVR) telah merealisasikan pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp 285,05 miliar. Nilai tersebut merupakan sebagian kecil dari alokasi dana maksimal buyback yang telah disiapkan perusahaan sebesar Rp 2 triliun. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dana tersebut digunakan untuk membeli kembali sebanyak 168.766.700 saham perseroan. "Jumlah dana yang telah digunakan ialah Rp 285,05 miliar atau akumulasi jumlah saham yang dibeli mencapai 168.766.700 lembar saham," tulis Direktur UNVR Neeraj Lal, dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Ketegangan AS-Iran Meningkat, Harga Minyak WTI Berpotensi Naik Lagi Neeraj mengatakan seluruh saham hasil buyback tersebut saat ini masih dicatat sebagai saham tresuri. Perlu diketahui, UNVR melakukan aksi buyback tersebut secara bertahap sepanjang periode Juli hingga September 2025. Dalam pelaksanaannya, harga pembelian pembelian tertinggi mencapai Rp 1.703 per saham yang dilakukan pada 23 September 2025. Adapun harga pembelian terendah tercatat sebesar Rp 1.665 per saham pada transaksi 9 September 2025. "Harga rata-rata pembelian kembali saham senilai Rp 1.689,021 per saham," tambah Neeraj. Dalam pemberitaan Kontan sebelumnya, UNVR meyakini bahwa buyback tersebut tidak akan memberikan dampak material terhadap operasional, kinerja keuangan, posisi permodalan, maupun likuiditas perusahaan. Pasalnya, UNVR memiliki likuiditas dan arus kas yang kuat untuk mendukung kelangsungan kegiatan operasional.
Dalam pelaksanaan buyback, UNVR menggunakan dana internal dan tidak berasal dari pinjaman maupun dana hasil penawaran umum. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News