Unilever siapkan investasi US$ 500 juta



JAKARTA. Kebutuhan produk konsumsi di Indonesia yang terus meningkat mendorong Grup Unilever menyiapkan tambahan investasi di Tanah Air.

Sancoyo Antarikso, Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk mengatakan, pihaknya akan menginvestasikan US$ 500 juta dalam lima tahun mendatang.

Sayang, ia belum bersedia membeberkan rencana investasi tersebut. "Saat ini kami juga mengerjakan proyek Oleochemical di KEK Sei Mangke," kata Sancoyo, di Kementerian Perindustrian, Senin (5/6).


Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk, Hemant Bakshi meyakini, pasar Indonesia masih akan berkembang dengan populasi yang besar. Sebelumnya, komitmen investasi tersebut telah diteken Chief Supply CHain Officer Unilever Global, Marc Engel pada acara London Bussiness Forum 2016 lalu.

"Kami lihat jangka panjang pasar Indonesia masih menjanjikan. Walaupun dalam kuartal I-2017 terjadi perlambatan konsumsi," kata Hemant, Senin (5/6).

Sebelumnya, pada 2015 silam, di bisnis Oleochemical, Grup Unilever telah berinvestasi lewat PT Unilever Oleochemical Indonesia senilai Rp 2 triliun.

Saat ini telah berdiri empat perusahaan Unilever gorup di Indonesia yakni PT Unilever Indonesia Tbk, PT Unilever Oleochemical Indonesia, PT Unilever Enterprise Indonesia dan PT Unilever Trading Indonesia. PT Unilever Indonesia Tbk punya sembilan pabrik berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dan Rungkut, Jawa Timur.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2010-2015, grup Unilever telah berinvestasi sebesar Rp 8,5 triliun. Adapun, sepanjang 2016, Unilever Indonesia membukukan penjualan sebesar US$ 80,6 juta dengan volume produksi 52.000 ton. Sebanyak 85% produknya diekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini