United Family Food (Unifam) catatkan pertumbuhan penjualan 18% di tahun 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Family Food (Unifam) menyatakan telah menorehkan kinerja positif di sepanjang tahun 2020. Prinsipal perusahaan makanan dan minuman lokal Indonesia itu menyebut, kinerja penjualan perusahaan mengalami pertumbuhan 18% secara tahunan atau year-on-year (yoy) tahun lalu. 

COO Unifam Wishnu Pramuji mengatakan, kondisi pandemi di tahun 2020 sebenarnya memang menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri.

“Namun hal tersebut justru memberikan peluang bagi kami dikarenakan pola konsumsi konsumen di masa pandemi yang mengalami perubahan. Sehingga pertumbuhan menjadi signifikan bagi Unifam,” kata  Wishnu dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id.


Sedikit informasi, Unifam juga memproduksi ragam produk kudapan mulai dari produk permen seperti Milkita, Super Zuper dan Jagoan Neon, hingga produk-produk lainnya seperti Milkita Kental Manis, Pino Ice Cup dan Kiko Ice Stick.

Selain menyasar pasar domestik, Unifam juga melakukan penjualan ekspor ke pasar mancanegara sejak tahun 2003 lalu. Catatan saja, saat ini Unifam memiliki cabang di empat negara besar seperti USA, Vietnam, Filipina dan China. 

Baca Juga: United Family Food kirim bantuan produk makanan bagi korban banjir Kalimantan Selatan

Dari tahun ke tahun, Unifam gencar melakukan ekspansi pasar ekspor. Pada tahun 2020, penjualan ekspor Unifam tercatat telah menjangkau sebanyak 20 negara dengan adanya tambahan destinasi ekspor baru seperti Maldives, Vanuatu dan Fiji.

Saat ini, produk Milkita masih menjadi backbone sebagai produk ekspor ke beberapa negara. Selain Milkita, Unifam juga mengekspor produk Jagoan Neon, Kiko Ice Stick, Pino Ice Cup, Super Zuper dan Milkita Kental Manis. 

Menurut data internal perusahaan, saat ini pasar domestik masih menjadi penyumbang terbesar dalam total penjualan Unifam di tahun 2020. Namun demikian, meski porsi kontribusinya tidak sebesar pasar domestik, penjualan ekspor Unifam juga menunjukkan kinerja yang positif.  Unifam mencatat, penjualan ekspor Unifam di tahun 2020 mengalami pertumbuhan 8% yoy.

Wishnu bilang, capaian kinerja perusahaan yang positif pada tahun lalu membuat Unifam optimistis dalam menyongsong tahun 2021. 

“Menyongsong tahun 2021, tentunya kami optimis untuk pencapaian positif. Berbagai inovasi produk sudah kami siapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar,” pungkas dia.

Selanjutnya: Sariguna Primatirta (CLEO) optimistis kinerja bisnis tahun ini lebih baik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari