Unitlink Pendapatan Tetap Raih Return Terendah Per Maret 2024, Ini Kata Analis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Semua jenis asuransi yang dikaitkan dengan investasi (Paydi) alias unitlink mencatatkan tren positif per Maret 2024.

Meskipun demikian, unitlink jenis pendapatan tetap masih mencatatkan rata-rata imbal hasil (return) paling rendah dibandingkan lainnya per Maret 2024.

Berdasarkan data Infovesta secara Year to Date (YtD), kinerja unitlink pendapatan tetap tercatat memberikan rata-rata return 0,09%% per Maret 2024.


Baca Juga: Hingga Maret 2024, Unitlink Saham Masih Mencatatkan Kinerja Paling Moncer

Mengenai unitlink pendapatan tetap yang masih memberikan return paling rendah, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai, pendapatan tetap terbilang naik sedikit karena adanya sentimen negatif mengenai kebijakan bank sentral ke depan.

Di mana The Fed maupun Bank Indonesia (BI) yang makin hawkish karena kekuataan data ekonomi domestik yang membuat ekspektasi terkait pemangkasan suku bunga tidak se-optimis sebelumnya.

"Selain itu, dipicu juga oleh risiko kenaikan inflasi Indonesia dalam jangka pendek. Hal itu tentu juga memberi dampak negatif. Ditambah adanya kenaikan inflasi pangan menjelang Lebaran karena peningkatan konsumsi domestik," katanya kepada Kontan.co.id, Jumat (5/4).

Baca Juga: Minat Produk Asuransi Jiwa Tradisional Masih Besar, Begini Kata Prudential

Adapun produk unitlink pendapatan tetap Simas Fund Rupiah meraih rata-rata return tertinggi per Maret 2024 sebesar 3,69%. Diikuti Carlink Pro Ultimate Fixed sebesar 2,27%, dan Century Pro Fixed sebesar 2,17%.

Sementara itu, berdasarkan data Infovesta, unitlink berjenis saham memberikan rata-rata imbal hasil terbesar, yakni sebesar 2,56% per Maret 2024. Disusul unitlink campuran yang memberikan rata-rata imbal hasil sebesar 1,02%. Adapun unitlink jenis pasar uang memberikan rata-rata return 0,92%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto