Universal BPR Gandeng Tailong Bank, Kembangkan Pembiayaan Mikro



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Universal BPR menjalin kemitraan strategis dengan Zhejiang Tailong Commercial Bank Co., Ltd. (Tailong Bank) untuk memperkuat pengembangan pembiayaan mikro di Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Framework Agreement yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (7/7/2026).

Melalui kesepakatan tersebut, Universal BPR dan Tailong Bank akan berkolaborasi dalam berbagai inisiatif, mulai dari technical assistance, knowledge sharing, pertukaran best practices, hingga pengembangan pilot project. Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta transformasi bisnis dengan mengadaptasi pengalaman Tailong Bank sesuai karakteristik industri perbankan Indonesia.

Tailong Bank dipilih sebagai mitra strategis lantaran memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam melayani jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di China. Model bisnisnya yang mengedepankan kedekatan dengan nasabah, proses pengambilan keputusan yang cepat, serta pengelolaan risiko yang disiplin dinilai dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembiayaan mikro di Indonesia.


Baca Juga: Nyaman Bersama Mandiri, Bukti Komitmen Layanan Terbaik Bank Mandiri

Direktur Utama Universal BPR Reyhan Satyahadi mengatakan, kemitraan ini merupakan awal dari proses pembelajaran jangka panjang untuk menghadirkan praktik terbaik yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di Indonesia.

"Bagi kami, kemitraan ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi awal dari proses belajar jangka panjang untuk menghadirkan praktik terbaik yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di Indonesia," ujar Reyhan dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Menurut Reyhan, Universal BPR akan menjalankan kemitraan tersebut melalui penguatan budaya belajar, adaptasi praktik terbaik sesuai karakteristik Indonesia, penerapan manajemen risiko yang kuat, serta pengukuran kinerja yang berorientasi pada hasil.

"Kemitraan yang sukses tidak dibangun dengan sekadar menyalin praktik yang telah ada, melainkan dengan mengadaptasinya. Dengan menggabungkan pengalaman Tailong Bank dan pemahaman Universal BPR terhadap pasar Indonesia, kami optimistis dapat membangun model pembiayaan yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha," katanya.

Sebagai tindak lanjut dari Framework Agreement tersebut, kedua institusi akan memulai berbagai program knowledge exchange, lokakarya, kunjungan kerja, serta pengembangan pilot project. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembiayaan mikro di Indonesia.

Selain itu, penandatanganan kerja sama tersebut juga menjadi momentum bagi Universal BPR dan Tailong Bank untuk mempererat hubungan melalui diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi di masa mendatang, pertukaran wawasan, serta komitmen bersama dalam mendukung sektor usaha mikro.

Baca Juga: Harga Emas Turun, Laju Penyaluran Gadai Emas Pegadaian Melambat

Ke depan, Universal BPR berharap kemitraan dengan Tailong Bank tidak hanya memperkuat kompetensi organisasi, tetapi juga mempercepat transformasi bisnis, mendorong inovasi layanan, serta memperluas akses pembiayaan yang berkualitas bagi pelaku usaha di Indonesia.

Tailong Bank merupakan bank komersial yang berdiri pada 1993 dan berfokus pada pembiayaan UMKM di China. Hingga akhir 2024, bank tersebut memiliki lebih dari 400 kantor cabang, melayani lebih dari 6 juta nasabah dengan sekitar 90% merupakan pelaku UMKM, serta mengelola aset sekitar US$ 63,8 miliar.

Sementara itu, Universal BPR yang berdiri sejak 2003 mencatatkan total aset Rp 2,292 triliun hingga akhir 2025, dengan laba bersih Rp 35,91 miliar dan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 3,93%. Perseroan saat ini memiliki 13 kantor cabang yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News