Untung Bersama Sejahtera andalkan penjualan perhiasan ke pasar ekspor



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) mengandalkan penjualan emas perhiasan untuk pasar ekspor.

Creative Director PT Untung Bersama Sejahtera UBS Erwin Suganda mengatakan saat ini pasar ekspor berkontribusi sebesar 70% dari total penjualan UBS. “Pasar Timur Tengah, pasar China dan Hongkong itu menyumbang 50% dari total ekspor,” katanya kepada Kontan.co.id Rabu (21/11).

Asal tahu saja, seluruh penjualan UBS untuk pasar ekspor merupakan emas perhiasan. Untuk bentuk emas batangan, UBS baru menjualnya di pasar dalam negeri saja.


Nah untuk penjualan dalam negeri itu, Erwin mengatakan pihaknya mengandalkan kemitraan dengan toko. Saat ini UBS sudah bermitra dengan 15.000 gerai emas ritel di Indonesia.

UBS tidak memiliki toko ritel. Selama ini, UBS memang lebih banyak mengandalkan penjualan emas secara grosir. Tapi, mengikuti pola masyarakat saat ini, UBS juga merambah ke pasar digital.

Baru-baru ini, perusahaan yang berkantor pusat di Surabaya itu melakukan kerjasama dengan platform aplikasi Treasury sebagai mitra penyedia emas yang dijual di aplikasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi