UNVR & ITB kembangkan mata kuliah packaging



CIKARANG. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan kurikulum di bidang ilmu dan teknik pengemasan atau packaging produk.

"Selama ini di Indonesia, packaging belum dilihat sebagai ilmu," ujar Endang Saraswati, R&D Director Skin Cleansing-Oral Care SEAA di sela kegiatan penandatanganan MoU atas kerja sama tersebut, Rabu (14/9).

Padahal, packaging produk memegang peranan penting untuk berbagai sisi di masa depan. Jika dari sisi bisnis, kemasan merupakan media komunikasi pertama untuk para konsumen.


Dalam horizon yang lebih panjang, packaging memiliki kaitan erat dengan kualitas lingkungan hidup. Selama ini, sampah plastik selalu menjadi isu utama lingkungan hidup.

Berton-ton sampah plastik setiap tahun dihasilkan dari penggunaan produk konsumer. Dengan kolaborasi ini, diharapkan masalah tersebut bisa ditanggulangi ke depannya.

"Kami juga berharap, kolaborasi ini kami dapat bersama-sama menghasilkan para ahli di bidang pengemasan," tambah Rektor ITB Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA pada kesempatan yang sama.

Secara teknis, tahap pertama dari kolaborasi ini dilakukan dengan pemberian materi oleh UNVR sesuai dengan kurikulum terkait teknologi packaging produk .

Caranya, dengan memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa ITB di UNVR, kuliah tamu, hingga sponsorship dalam kompetisi Indonesia Chemical Engineering Challenge.

Materi yang diberikan dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari penggunaan bahan baku kemasan yang ramah lingkungan hingga soal desain kemasannya itu sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto