Upaya AKR Corporindo (AKRA) kejar pertumbuhan kinerja 15% di 2021



KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) optimis kinerja perusahaan tumbuh double digit hingga akhir tahun. Pada 2021, AKRA membidik pertumbuhan kinerja hingga 15%.

Direktur AKR Corporindo, Suresh Vembu menuturkan, tahun ini perusahaan mengalokasikan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar US$ 15 juta - US$ 20 juta. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk menambah jaringan SPBU.

Pada tahun ini, perusahaan berencana menambah 15-20 SPBU baru. Adapun, saat ini perusahaan telah mengoperasikan 18 jaringan SPBU. Dengan begitu, pada akhir tahun AKRA dapat mengoperasikan 30-35 SPBU.


Dengan rencana tersebut, pihaknya optimis target tercapai. Asal tahu saja, sepanjang 2021 AKR Corporindo menargetkan pertumbuhan kinerja 12%-15%.

Baca Juga: Freeport dan Perusahaan Afiliasi AKRA Teken Perjanjian Pengoperasian Pelabuhan Manyar

"Semester pertama laba bersih kami sudah tumbuh 28% menjadi Rp 550 miliar. Target kami tidak berubah, kami tetap yakin bisa tumbuh tahun ini," katanya dalam paparan publik virtual, Rabu (8/9).

Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo memaparkan perusahaan telah memiliki empat strategi untuk terus memacu pertumbuhan.

Pertama, pertumbuhan perdagangan & distribusi. Dia melihat outlook yang positif pada segmen perdagangan dan distribusi sejalan dengan perbaikan ekonomi. Selain itu juga seiring peningkatan aktivitas pertambangan serta hilirisasi, dan ekspansi kimia dasar.

Kedua, ekspansi ritel & avtur bersama BP yang mana ia lihat outlook segmen BBM kian positif seiring dengan berkembangnya industri pertambangan, perkebunan, dan segmen ritel. Segmen kimia dasar juga mencatat pertumbuhan dengan adanya perbaikan ekonomi makro, terutama dari industri rayon dan smelter alumina.

Baca Juga: Bisnis alat berat & kontraktor tambang moncer, analis rekomendasikan beli saham UNTR

Di samping itu, AKRA juga berencana tiap tahunnya akan menggenjot jaringan SPBU dengan menambah 40-45 jaringan SPBU baru. Juga, perusahaan sudah mulai mendistribusikan produk avtur untuk sektor penerbangan.

Bersama BP, AKR memiliki anak usaha yang memasok avtur di Bandara Kawasan Industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

Ketiga, kawasan KEK JIIPE Gresik yang semakin menunjukkan peningkatan minat investor. Haryanto memaparkan profit AKRA akan terus tumbuh seiring dengan peningkatan kontribusi KEK JIIPE Gresik terhadap pendapatan konsolidasi.

Pihaknya melihat outlook yang positif pada permintaan lahan di JIIPE berdasarkan beberapa faktor, yaitu siklus manufaktur Indonesia, status KEK yang diperoleh, dan Ekosistem yang terbentuk dengan adanya smelter tembaga.

Menurutnya, kegiatan investasi pada KEK JIIPE Gresik menunjukkan perkembangan yang signifikan dan memasuki momentum monetisasi asset. Perusahaan melihat peningkatan minat investor terhadap fasilitas, konektivitas, dan benefit serta insentif yang diberikan.

Baca Juga: Cermati rekomendasikan saham AKR Corporindo (AKRA) yang terangkat distribusi minyak

"Baru saja kami menandatangani permintaan tambahan sewa lahan laydown area dan fasilitas pelabuhan. Proyek smelter ini membutuhkan infrastruktur pendukung khusus termasuk listrik, air dan pengolahan limbah, jalur konveyor dan pipa serta Dermaga," paparnya.

Keempat, masuk ke bisnis energi bersih dan terbarukan. Haryanto bilang perusahaan telah melakukan JV membentuk perusahaan untuk mendistribusikan gas alam di JIIPE.

"Kami di JIIPE juga sudah bangun solar panel, pembangkit listrik tenaga surya. Sehingga energi bersih dan terbuka kami percaya akan meningkatkan kontribusi AKR," katanya.

Selanjutnya: Samuel Sekuritas rekomendasikan saham AKR Corporindo (AKRA), simak ulasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli