Upaya Diplomasi Timur Tengah Menguat, Harga Minyak Dunia Melandai



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah turun mendekati US$ 100 per barel pada hari Selasa (27/10), menyusul penurunan sebesar 1,5% pada hari Senin (26/10), seiring dengan munculnya upaya diplomatik baru yang meningkatkan harapan untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa  (27/10), pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan mengakhiri situasi saat ini yang disebut sebagai kondisi "bukan perang, bukan pula damai". Ini mengisyaratkan kemungkinan dibukanya ruang untuk negosiasi. 

Para pejabat dari Arab Saudi, Pakistan, dan Turki bertemu di Teheran, Iran  pada hari Senin dan sepakat untuk melanjutkan diskusi. Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian serta Emir Qatar di Moskow. 


Baca Juga: Harga Minyak Dunia Volatil, Simak Rekomendasi Saham MEDC dan ENRG

Perkembangan ini memperbaiki prospek deeskalasi, meskipun risiko yang signifikan masih tetap ada. 

Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan telah mencegat pesawat nirawak (drone) dan rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok pemberontak Houthi yang didukung Iran. Sementara kelompok Hizbullah dilaporkan tengah bersiap menghadapi konflik baru di Lebanon. 

Para investor juga terus memantau pemilihan umum yang akan datang di AS, termasuk di Israel, karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan pasokan minyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News