KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Upaya mendorong produktivitas tenaga kerja kembali didorong melalui penguatan kapasitas internal perusahaan. Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) menggandeng Vanaya Institute untuk menjalankan program Coaching for Productivity melalui inisiatif “One Company One Productivity Coach”. Program ini menargetkan setiap perusahaan memiliki satu productivity coach yang bertugas membantu manajemen memperbaiki sistem kerja serta meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, peningkatan produktivitas tidak semata berkaitan dengan kenaikan output, tetapi juga perubahan cara pandang dalam mengelola sumber daya manusia. Menurutnya, produktivitas perlu dimaknai sebagai cara kerja dan budaya organisasi yang menempatkan manusia sebagai pusat proses pembangunan ekonomi.
Upaya Dongkrak Produktivitas Lewat Productivity Coach
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Upaya mendorong produktivitas tenaga kerja kembali didorong melalui penguatan kapasitas internal perusahaan. Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) menggandeng Vanaya Institute untuk menjalankan program Coaching for Productivity melalui inisiatif “One Company One Productivity Coach”. Program ini menargetkan setiap perusahaan memiliki satu productivity coach yang bertugas membantu manajemen memperbaiki sistem kerja serta meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, peningkatan produktivitas tidak semata berkaitan dengan kenaikan output, tetapi juga perubahan cara pandang dalam mengelola sumber daya manusia. Menurutnya, produktivitas perlu dimaknai sebagai cara kerja dan budaya organisasi yang menempatkan manusia sebagai pusat proses pembangunan ekonomi.
TAG: