Urban Jakarta (URBN): Tower I Gateway Park bakal serah terima awal 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Progres pembangunan proyek milik PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) terus dikebut, pengembang perusahaan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) tersebut terus mengebut pembangunan. Bahkan manajemen optimistis tower I Gateway Park sudah bisa diserahterimakan pada awal tahun depan.

Tri Rachman Batara, Sekretaris Perusahaan URBN menyampaikan proyek Gateway Park nantinya akan terdiri dari 5 tower dengan 16 lantai. Untuk tower I sudah mendekati rampung sedangkan progres sisanya masih sesuai harapan.

Baca Juga: URBN: Pendapatan di Kuartal IV bakal sedikit melambat


“Kami optimistis awal tahun 2020 Tower I Gateway Park sudah mulai diserahterimakan,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (19/11)

Sedangkan untuk proyek lainnya yakni Urban Sky diproyeksikan akan rampung di paruh kedua tahun 2021, serta Tower 1 Urban Signature akan selesai di paruh akhir tahun 2022. Yang jelas proyek pembangunannya saat ini terus dikawal agar bisa rampung sesuai dengan target yang ditentukan.

Selain terus membangun, perusahaan juga telah mengakuisisi area-area komersial di proyek-proyek KSO dengan PT Adhi Commuter Properti yaitu area komersial di proyek Gateway Park dan Urban Signature, serta akan mempertahankan kepemilikan atas area komersial di proyek Urban Sky dan Urban Suites dengan total luasan kurang lebih 32.000m2.

Area komersial tersebut selanjutnya akan dikelola sendiri oleh URBN melalui anak perusahaannya yaitu PT Urban Jakarta Komersial yang nantinya akan disewakan kepada peritel sebagai bagian untuk memperbesar recurring income.

Baca Juga: Pendapatan Urban Jakarta (URBN) melonjak 381% di kuartal III-2019

“URBN sudah membuat satu unit bisnis sendiri, dalam bentuk anak perusahaan yang akan fokus mengelola area komersial milik Perseroan. Unit ini sudah mulai aktif dengan ikut serta dalam proses desain fisik dan sudah pula mulai membangun konsep marketing serta pengelolaannya. Sudah ada beberapa nama calon anchor tenant namun negosiasi masih berlangsung,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto