JAKARTA. Setiap pebisnis pasti terus ingin usahanya berkembang. Salah satunya lewat kemitraan. Ini yang juga dilakukan Fauzi Rahman, pemilik usaha lele goreng kecil yang bermerek Gokil. Walaupun ia baru merintis usaha ini tahun 2012 di Bandung, namun ia tidak mau membuka cabang, tetapi membuka peluang kemitraan atau menjadi reseller. Langkah ekspansi ini sudah dilakukan sejak awal tahun ini. Sejauh ini, ia sudah punya 20 agen yang tersebar di Pulau Jawa. Sekedar catatan, seperti telah ditulis KONTAN, Fauzi mengolah lele untuk camilan. Makanya, ia menggunakan lele balita yaitu, lele yang berusia dua bulan danĀ panjangnya baru sekitar 5 cm. Lele tersebut dibalur bumbu, kemudian digoreng kering. Ia juga hanya menggunakan bahan baku lele organik. "Kami beli lele yang dibudidayakan di Majalaya. Kandungan gizi lele baby yang diberi pakan tumbuhan akan lebih sehat dan memiliki rasa lebih enak," ujarnya.
Usaha Lele Gokil mencari mitra
JAKARTA. Setiap pebisnis pasti terus ingin usahanya berkembang. Salah satunya lewat kemitraan. Ini yang juga dilakukan Fauzi Rahman, pemilik usaha lele goreng kecil yang bermerek Gokil. Walaupun ia baru merintis usaha ini tahun 2012 di Bandung, namun ia tidak mau membuka cabang, tetapi membuka peluang kemitraan atau menjadi reseller. Langkah ekspansi ini sudah dilakukan sejak awal tahun ini. Sejauh ini, ia sudah punya 20 agen yang tersebar di Pulau Jawa. Sekedar catatan, seperti telah ditulis KONTAN, Fauzi mengolah lele untuk camilan. Makanya, ia menggunakan lele balita yaitu, lele yang berusia dua bulan danĀ panjangnya baru sekitar 5 cm. Lele tersebut dibalur bumbu, kemudian digoreng kering. Ia juga hanya menggunakan bahan baku lele organik. "Kami beli lele yang dibudidayakan di Majalaya. Kandungan gizi lele baby yang diberi pakan tumbuhan akan lebih sehat dan memiliki rasa lebih enak," ujarnya.