Selain terkenal dengan kuliner olahan tahu, Kediri juga memiliki banyak sentra usaha lain yang mampu menggerakkan roda perekonomian lokal. Salah satunya adalah sentra pembuatan kerupuk pasir di desa Bulusari, Kecamatan Tarakan, Kabupaten Kediri. Di desa ini terdapat puluhan warga menekuni usaha ini sebagai bisnis turun temurun. Maklum, konon katanya, usaha ini sudah ada sejak tahun 1960. Bagi warga Kediri dan sekitarnya, kerupuk pasir ini biasa disebut opak kali. Kudapan ini juga sudah menjadi kerupuk khas Kediri. Jarak sentra ini dari Kota Kediri sekitar 30 kilometer (km) dan dapat ditempuh perjalanan darat selama 30 menit. Patokannya ada gapura selamat datang bertuliskan Desa Bulusari. Tidak jauh dari gapura, ada banyak rumah berjejeran yang hampir seluruh halaman depannya digunakan untuk menjemur kerupuk pasir.
Usaha turun-temurun Kampung Bulusari (1)
Selain terkenal dengan kuliner olahan tahu, Kediri juga memiliki banyak sentra usaha lain yang mampu menggerakkan roda perekonomian lokal. Salah satunya adalah sentra pembuatan kerupuk pasir di desa Bulusari, Kecamatan Tarakan, Kabupaten Kediri. Di desa ini terdapat puluhan warga menekuni usaha ini sebagai bisnis turun temurun. Maklum, konon katanya, usaha ini sudah ada sejak tahun 1960. Bagi warga Kediri dan sekitarnya, kerupuk pasir ini biasa disebut opak kali. Kudapan ini juga sudah menjadi kerupuk khas Kediri. Jarak sentra ini dari Kota Kediri sekitar 30 kilometer (km) dan dapat ditempuh perjalanan darat selama 30 menit. Patokannya ada gapura selamat datang bertuliskan Desa Bulusari. Tidak jauh dari gapura, ada banyak rumah berjejeran yang hampir seluruh halaman depannya digunakan untuk menjemur kerupuk pasir.