KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Gudang Garam Tbk tergolong solid sejauh ini. Analis pun meyakini, seiring dengan kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP), potensi berlanjutnya peningkatan kinerja keuangan emiten berkode GGRM ini sangat terbuka. Sekadar catatan, GGRM sukses membukukan pendapatan sebesar Rp 26,19 triliun atau naik 19,2% (yoy) di kuartal pertama 2019. Di waktu yang sama, laba bersih anggota indeks Kompas100 tersebut naik 24,5% (yoy) menjadi Rp 2,35 triliun. Analis Indo Premier Sekuritas Raditya Immanzah mengatakan, kinerja positif GGRM lebih disebabkan oleh peningkatan volume penjualan, khususnya produk Sigaret Kretek Mesin (SKM). Tak ayal, kontribusi pendapatan SKM mencapai Rp 23,9 triliun atau 91,3% dari total pendapatan GGRM. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Usai kenaikan ASP produk, saham Gudang Garam (GGRM) direkomendasikan beli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT Gudang Garam Tbk tergolong solid sejauh ini. Analis pun meyakini, seiring dengan kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP), potensi berlanjutnya peningkatan kinerja keuangan emiten berkode GGRM ini sangat terbuka. Sekadar catatan, GGRM sukses membukukan pendapatan sebesar Rp 26,19 triliun atau naik 19,2% (yoy) di kuartal pertama 2019. Di waktu yang sama, laba bersih anggota indeks Kompas100 tersebut naik 24,5% (yoy) menjadi Rp 2,35 triliun. Analis Indo Premier Sekuritas Raditya Immanzah mengatakan, kinerja positif GGRM lebih disebabkan oleh peningkatan volume penjualan, khususnya produk Sigaret Kretek Mesin (SKM). Tak ayal, kontribusi pendapatan SKM mencapai Rp 23,9 triliun atau 91,3% dari total pendapatan GGRM. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.