Usai Luncurkan Waste Station, MDIY ungkap Targetnya Untuk Tahun 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau Mr. D.I.Y (MDIY) yang berkolaborasi dengan perusahaan clean-tech dan climate-tech asal Indonesia, Rekosistem meluncurkan Waste Station di stasiun MRT Blok M pada Jumat (24/4/2026). Peluncuran tersebut juga sebagai bentuk memperingati Hari Bumi 2026.

Waste Station ini dikembangkan bersama Rekosistem dan mampu menampung hingga 120–150 kg sampah anorganik per hari. 

Selanjutnya, jika masyarakat menyetorkan sampah anorganik yang telah dipilah  melalui fasilitas ini akan mendapatkan poin reward melalui aplikasi Rekosistem, yang dapat ditukarkan menjadi saldo dompet digital.


Baca Juga: PLN Teken PJBTL Terbesar untuk Data Center, Siap Pasok Listrik 511 MVA ke DayOne

Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil menjelaskan bahwa Waste Station ini diluncurkan karena pada tahun 2025, MDIY berhasil mengumpulkan sampah 2.445 kilogram melalui Recycle Dropbox di 52 toko (1.211 kg) dan aksi bersih pantai di Bulukumba bersama World Clean Up Day (1.234 kg).

Kemudian, MDIY juga berhasil memanfaatkan 84 ton limbah karton untuk dijadikan sebagai operasional logistik, mengurangi kebutuhan material baru.

Dengan begitu, Rika menyebutkan MDIY Waste Station diluncurkan agar ada dorongan perubahan yang lebih dari masyarakat terhadap pengurangan limbah.

"Jadi target kami bukan hanya secara angka volume, tapi bagaimana ini bisa membantu mengubah perilaku dari masyarakat itu sendiri. Jadi kami percaya bahwa secara awareness semakin luas awareness-nya, itu akan semakin meningkatkan edukasi pengelolaan dan daur ulang sampah," ujar Rika kepada wartawan.

Rika menjelaskan bahwa target MDIY tahun 2026 ini yakni ada hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya, terkait dengan pengolahan limbah.

Namun, Rika tidak bisa memberikan angka spesifik untuk target tahun ini usai berhasil meluncurkan Waste Station.

Baca Juga: Prospek Bisnis Vape Tertekan Isu Narkotika, Industri Minta Regulasi Tepat

"Kami akan terus memonitor semua program yang kami jalankan dan berdasarkan efektivitas dari program itu sendiri kami akan melanjutkan lagi program tersebut dan melihat bagaimana potensi untuk program-program ini untuk ditingkatkan kapasitasnya dan memperluas jangkauan," bebernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News