Usai Naik Tinggi, Harga Saham LPKR & LPCK Terjun Bebas: Ada Apa? Pilih Jual / Beli?
Rabu, 28 Januari 2026 08:14 WIB
Oleh: Pulina Nityakanti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga saham emiten Grup Lippo terkoreksi setelah melonjak tinggi dalam sebulan terakhir. Kondisi ini memunculkan pertanyaan investor, apakah saat ini momentum jual atau justru beli saham Grup Lippo? Saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tercatat naik 30,95% dalam sebulan terakhir. Namun pada perdagangan Selasa (27/1/2026), harga saham LPKR turun ke level 110, melemah 5,17% dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) ditutup di level 875, anjlok 9,33% dalam sehari, setelah sempat menyentuh level tertinggi 980 pada 23 Januari 2026.
Baca Juga: Saham BBCA Turun Meski Kinerja Positif, Ini Kata Bos BCA Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi, menilai kenaikan saham Grup Lippo didorong penurunan risk premium proyek Meikarta seiring kepastian pemanfaatan aset. Dengan estimasi biaya konstruksi Bekasi sekitar Rp 13 juta per meter persegi, nilai ekonomi proyek tersebut diperkirakan mencapai puluhan triliun rupiah. Meski begitu, setelah reli signifikan, valuasi saham Grup Lippo tidak lagi berada di zona sangat murah, meski masih di bawah potensi nilai asetnya. “Investor perlu mencermati arus kas, leverage, dan kualitas laba, karena pasar kini lebih selektif dan berbasis fundamental,” ujar Imam. Ekspektasi penurunan suku bunga serta perpanjangan insentif PPN DTP hingga 2026 turut menopang prospek sektor properti dan konsumsi. Pasar pun dinilai lebih fokus pada prospek ke depan dibandingkan isu historis. Menurut Imam, saham LPCK paling menarik dari sisi risk–reward, LPKR masih dalam fase turnaround, LPPF cenderung fair valued, sedangkan MLPT berada di valuasi premium. Analis lainnya, Sukarno, menilai kinerja Grup Lippo berpeluang membaik, ditopang oleh sektor properti yang mendapat katalis era suku bunga rendah dan insentif PPN DTP, serta sektor ritel yang menikmati pemulihan konsumsi.
Sukarno pun merekomendasikan strategi trading buy untuk saham LPKR dengan target harga di kisaran Rp 120 hingga Rp 125 per saham.
Penjualan Mobil Hybrid Melonjak 10% pada 2025, Ini 15 Model Paling Laris di Indonesia