KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai penandatanganan perjanjian dagang Indonesia–Peru pada 11 Agustus 2025, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan rencana pemerintah untuk kembali meneken perjanjian perdagangan dalam bentuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, perjanjian berikutnya yang akan ditandatangani adalah dengan Kanada (ICA-CEPA). Ia memastikan perundingan ICA-CEPA telah rampung dan tinggal menunggu proses penandatanganan. “Insya Allah dalam beberapa waktu ke depan, harapannya di tahun ini juga kami akan menandatangani CEPA yang juga sudah selesai perundingannya, juga dari kawasan benua Amerika, yaitu Kanada,” ujar Djatmiko dalam Konferensi Pers di Kantor Kemendag Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Usai Peru, Indonesia Siap Teken CEPA dengan Kanada Tahun Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai penandatanganan perjanjian dagang Indonesia–Peru pada 11 Agustus 2025, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan rencana pemerintah untuk kembali meneken perjanjian perdagangan dalam bentuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan, perjanjian berikutnya yang akan ditandatangani adalah dengan Kanada (ICA-CEPA). Ia memastikan perundingan ICA-CEPA telah rampung dan tinggal menunggu proses penandatanganan. “Insya Allah dalam beberapa waktu ke depan, harapannya di tahun ini juga kami akan menandatangani CEPA yang juga sudah selesai perundingannya, juga dari kawasan benua Amerika, yaitu Kanada,” ujar Djatmiko dalam Konferensi Pers di Kantor Kemendag Jakarta, Selasa (12/8/2025).
TAG: