Usai Skandal Audit, KPMG Australia Percayakan Kursi CEO kepada John Sams



KONTAN.CO.ID - KPMG Australia menunjuk partner senior John Sams sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru, dua bulan setelah CEO sebelumnya mengundurkan diri menyusul skandal kebocoran informasi audit yang mengguncang perusahaan.

Mengutip Reuters, Selasa (21/7/2026), Sams merupakan partner di divisi commercial advisory and transactions.

Baca Juga: Indeks Dolar Dekati Puncak Sepekan Selasa (21/7), Investor Pantau Perang AS-Iran


Ia menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) sejak Oktober 2025 dan dipercaya sebagai Chief Operating Officer (COO) sejak Juni tahun ini.

KPMG menyatakan penunjukan Sams dilakukan oleh dewan direksi setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Proses tersebut mempertimbangkan kandidat internal dari jaringan global KPMG maupun kandidat eksternal.

Ketua Independen KPMG Australia Michael Ebeid mengatakan, dewan menilai Sams memiliki kualitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin perusahaan.

"Dewan percaya John memiliki karakter kuat yang diperlukan untuk menjadi pemimpin perusahaan yang sukses, termasuk kelincahan, keberanian, dan integritas," ujar Ebeid.

KPMG Australia berada di bawah sorotan pemerintah Australia dan sejumlah klien korporasi besar sejak Maret lalu.

Saat itu muncul tuduhan dari seorang whistleblower yang menyebut sejumlah staf perusahaan memanfaatkan informasi internal untuk memenangkan kontrak audit bernilai besar.

Skandal tersebut memicu perombakan besar dalam jajaran pimpinan KPMG Australia. CEO sebelumnya, kepala divisi audit, ketua perusahaan, serta sejumlah partner senior yang dikaitkan dengan kasus tersebut telah meninggalkan perusahaan.

Baca Juga: Samsung Bentuk Divisi Robotika, Rekrut Eks Eksekutif Hyundai untuk Pimpin Strategi

KPMG menyatakan Sams mendapat mandat dari dewan untuk memperkuat budaya perusahaan serta memulihkan kepercayaan karyawan, klien, regulator, dan pemerintah.

"Saya tidak meremehkan tantangan yang ada di depan. Namun saya berkomitmen kepada klien dan seluruh karyawan untuk berani mengambil keputusan sulit dan memimpin perubahan yang diperlukan agar perusahaan kembali berada di jalur yang tepat," kata Sams.

Sams mulai menjabat sebagai CEO efektif segera dan menggantikan Stan Stavros, yang sebelumnya memimpin KPMG Australia sebagai CEO sementara.