JAKARTA. Sejarah industri asuransi di tanah air sudah lebih tua dari hari lahir Indonesia yang berumur 71 tahun. Di usia yang tergolong sepuh, seharusnya industri asuransi dewasa dan matang. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai aset industri asuransi domestik rata-rata naik 5,11% selama lima tahun terakhir. Per Juni 2016, jumlahnya sudah mencapai Rp 872 triliun. Lompatan signifikan juga terjadi di pertumbuhan premi yang rata-rata 16,9% per tahun di lima tahun terakhir. Total premi asuransi nasional di Juni 2016 sudah Rp 160 triliun. "Kami optimistis industri asuransi masih tumbuh beberapa tahun mendatang," ujar Dumoly Freddy Pardede, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan ke KONTAN (8/10).
Usia sudah 100 tahun, baru 2,5% yang berasuransi
JAKARTA. Sejarah industri asuransi di tanah air sudah lebih tua dari hari lahir Indonesia yang berumur 71 tahun. Di usia yang tergolong sepuh, seharusnya industri asuransi dewasa dan matang. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai aset industri asuransi domestik rata-rata naik 5,11% selama lima tahun terakhir. Per Juni 2016, jumlahnya sudah mencapai Rp 872 triliun. Lompatan signifikan juga terjadi di pertumbuhan premi yang rata-rata 16,9% per tahun di lima tahun terakhir. Total premi asuransi nasional di Juni 2016 sudah Rp 160 triliun. "Kami optimistis industri asuransi masih tumbuh beberapa tahun mendatang," ujar Dumoly Freddy Pardede, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank II Otoritas Jasa Keuangan ke KONTAN (8/10).