JAKARTA. Kantor Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memproses pembentukan lembaga kliring alias clearing house. Lembaga ini akan bertugas mengontrol kebutuhan dan pemenuhan valuta asing perusahaan milik negara.Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil memprediksi, pembentukan lembaga kliring tak membutuhkan waktu yang panjang. Lembaga kliring tersebut tersebut akan menggunakan sistem online. Jadi, laporan kebutuhan dan penggunaan valuta asing oleh BUMN pun otomatis tercatat dalam format elektronik. "Laporan ini berlangsung setiap hari, jadi kami akan tahu dengan jelas," ujarnya, kemarin (29/10).Sofyan sudah meminta seluruh BUMN bersiap membuat laporan kebutuhan dan penggunaan valas dalam bentuk elektronik. "Setiap BUMN harus mengajukan format laporan yang sama, meski menggunakan banyak bank," tuturnya.
Usulan Pembentukan Lembaga Kliring Mulai Bergulir
JAKARTA. Kantor Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memproses pembentukan lembaga kliring alias clearing house. Lembaga ini akan bertugas mengontrol kebutuhan dan pemenuhan valuta asing perusahaan milik negara.Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil memprediksi, pembentukan lembaga kliring tak membutuhkan waktu yang panjang. Lembaga kliring tersebut tersebut akan menggunakan sistem online. Jadi, laporan kebutuhan dan penggunaan valuta asing oleh BUMN pun otomatis tercatat dalam format elektronik. "Laporan ini berlangsung setiap hari, jadi kami akan tahu dengan jelas," ujarnya, kemarin (29/10).Sofyan sudah meminta seluruh BUMN bersiap membuat laporan kebutuhan dan penggunaan valas dalam bentuk elektronik. "Setiap BUMN harus mengajukan format laporan yang sama, meski menggunakan banyak bank," tuturnya.