KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, Utang Luar Negeri (ULN) Pemerintah pada Agustus 2026 tercatat sebesar US$ 220,9 miliar atau tumbuh sebesar 3,3% secara tahunan (yoy). Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) yang mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. “Pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara pruden, terukur, dan fleksibel untuk mewujudkan pembiayaan yang efisien dan optimal,” kata Denny dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Utang Luar Negeri Pemerintah Naik Jadi US$ 220,9 Miliar, Ini Pemicunya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, Utang Luar Negeri (ULN) Pemerintah pada Agustus 2026 tercatat sebesar US$ 220,9 miliar atau tumbuh sebesar 3,3% secara tahunan (yoy). Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) yang mencerminkan tetap terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. “Pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara pruden, terukur, dan fleksibel untuk mewujudkan pembiayaan yang efisien dan optimal,” kata Denny dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
TAG: