KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi Utang Luar Negeri (ULN) swasta masih melanjutkan kontraksi. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mencatat, ULN swasta pada April 2026 tercatat sebesar US$ 193,2 miliar, atau secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7% year on year (yoy), meski lebih rendah dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar 1,4% yoy. “Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations),” tutur Denny dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Utang Luar Negeri Swasta Susut Jadi US$ 193,2 Miliar, Didominasi Sektor Ini
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi Utang Luar Negeri (ULN) swasta masih melanjutkan kontraksi. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mencatat, ULN swasta pada April 2026 tercatat sebesar US$ 193,2 miliar, atau secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,7% year on year (yoy), meski lebih rendah dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar 1,4% yoy. “Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations),” tutur Denny dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
TAG: