KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi utang luar negeri (ULN) swasta pada kuartal II 2026 tercatat sebesar US$ 194,6 miliar, atau mengalami kontraksi 0,6% year on year (yoy), meski lebih rendah dibandingkan kontraksi 1,3% yoy pada kuartal I 2026. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 3,4% yoy, “Ini lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi 6,3% yoy pada kuartal I 2026,” tutur Denny dalam keterangannya, Senin (18/8/2026).
Utang Luar Negeri Swasta Susut Jadi US$ 194,6 Miliar, Ini Sektor Penyumbang Terbesar
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi utang luar negeri (ULN) swasta pada kuartal II 2026 tercatat sebesar US$ 194,6 miliar, atau mengalami kontraksi 0,6% year on year (yoy), meski lebih rendah dibandingkan kontraksi 1,3% yoy pada kuartal I 2026. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso membeberkan, perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 3,4% yoy, “Ini lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi 6,3% yoy pada kuartal I 2026,” tutur Denny dalam keterangannya, Senin (18/8/2026).
TAG: