Utang Pemerintah 2025 Tembus Rp 9.637,9 Triliun, Rasio Sentuh 40,46% PDB



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan merilis posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 yang tercatat mencapai Rp 9.637,90 triliun. Sementara itu, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 40,46%.

Dari total utang tersebut, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) mendominasi sebesar Rp 8.387,23 triliun, atau setara 87,02% dari seluruh komposisi utang pemerintah. Sementara itu, porsi pinjaman mencapai Rp 1.250,67 triliun.

Baca Juga: Mendikdasmen Wajibkan Pelajaran Bahasa Inggris dari Kelas 3 SD Mulai 2027


DJPPR menegaskan bahwa pemerintah terus mengelola utang secara hati-hati, terukur, dan diarahkan untuk membentuk portofolio yang optimal sekaligus mendukung pengembangan pasar keuangan domestik.

"Pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai portofolio utang yang optimal dan mendukung pengembangan pasar keuangan domestik," tulis DJPPR dalam situs resminya, dikutip Jumat (13/2/2026).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan komitmennya untuk menjaga utang Indonesia.

Ia menekankan pemerintah Indonesia tak pernah mangkir dan selalu mampu memenuhi kewajiban utangnya.

"Lembaga pemeringkat menilai apakah kita mampu atau mau membayar utang. Kedua-duanya kita penuhi, jadi seharusnya tidak ada masalah. Ini hanya bersifat jangka pendek,” ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jumat (6/2/2026).

Selanjutnya: BI Siapkan Uang Tunai Rp 185,6 triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026

Menarik Dibaca: Promo Es Krim Alfamart Spesial Valentine, Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News