KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proses penyusunan APBN 2020 dihadapkan pada dinamika perekonomian dan geopolitik global yang sangat tinggi. Dengan target-target ekonomi yang tetap optimistis, pemerintah akan menghadapi tantangan yang tak mudah untuk merealisasikannya. Bendahara negara itu menyebut, perang dagang yang berlarut-larut dan eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan China sebagai dua ekonomi terbesar dunia menimbulkan ketidakpastian yang makin sulit diprediksi.
Baca Juga: Sah, DPR setujui Undang-Undang APBN 2020 “Kondisi ini berdampak pada perlambatan ekonomi di banyak negara di dunia dan ketidakpastian harga komoditas yang cenderung melemah,” tutur Sri Mulyani saat menyampaikan pandangan akhir pemerintah pada Sidang Paripurna DPR RI yang mengesahkan UU APBN 2020, Selasa (24/9).