KONTAN.CO.ID - Jakarta, 1 September 2021 - Gencarnya program vaksinasi yang kini telah mencapai 100 juta suntikan, menjadikan tingkat penambahan kasus, positivity rate, dan angka kematian COVID-19 terus melandai dalam sepekan terakhir. Namun begitu pemerintah tetap tak henti mengimbau dan mengajak masyarakat tidak mengendurkan Protokol Kesehatan (Prokes), agar tren positif ini dapat dipertahankan. Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagian besar Kabupaten/Kota di tanah air juga ikut turun. Di tingkat provinsi, kini hanya ada lima provinsi yang menerapkan PPKM Level 4. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, hal ini menunjukkan bahwa situasi penanganan pandemi di Indonesia semakin terkendali. Secara nasional, tren penurunan jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 25% dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara tingkat kematian akibat virus asal Wuhan Tiongkok ini tercatat juga menurun sebesar 37%. Tren positif juga terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang terus berkurang ke kisaran 24% secara nasional.
Vaksinasi RI Capai 100 Juta Suntikan, Protokol Kesehatan Tak Boleh Kendur
KONTAN.CO.ID - Jakarta, 1 September 2021 - Gencarnya program vaksinasi yang kini telah mencapai 100 juta suntikan, menjadikan tingkat penambahan kasus, positivity rate, dan angka kematian COVID-19 terus melandai dalam sepekan terakhir. Namun begitu pemerintah tetap tak henti mengimbau dan mengajak masyarakat tidak mengendurkan Protokol Kesehatan (Prokes), agar tren positif ini dapat dipertahankan. Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sebagian besar Kabupaten/Kota di tanah air juga ikut turun. Di tingkat provinsi, kini hanya ada lima provinsi yang menerapkan PPKM Level 4. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, hal ini menunjukkan bahwa situasi penanganan pandemi di Indonesia semakin terkendali. Secara nasional, tren penurunan jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 25% dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara tingkat kematian akibat virus asal Wuhan Tiongkok ini tercatat juga menurun sebesar 37%. Tren positif juga terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang terus berkurang ke kisaran 24% secara nasional.